Kisah di ayat berikutnya adalah ketika saudara2 Yusuf pulang sekembalinya dari "bermain2". Kalau sebelumnya ku nalar "bermain" di sini adalah berburu, so keep it mind :p
Kita tahu bersama bahwa setan adalah musuh yg nyata. Mengajak manusia menjadi saudaranya yg merasa senasib sepenanggungan, terusir dari surga-Nya. Dan demikianlah "bisikan"nya pada saudara2 Yusuf
Pertanyaanku di tulisan sebelumnya sebenarnya terjawab dgn ayat berikutnya [QS Yusuf: 6 - 8]. Bagaimana mimpi tsb merupakan suatu tanda kenabian. Pula siapa yg mengajarkan kemampuan membaca mimpi