Semasa kecil dlu, yg ku bayangkan dari buku Kisah 25 Nabi khususnya kisah ttg Nabi Ganteng ini adalah ketika bermain dgn saudara2nya itu seperti bermain petak umpet di hutan :v
Yah, namanya juga anak kecil. Mainannya kalo ndk petak umpet, beteng2an, atau gobag sodhor :p. Karena kisah yg diceritakan tak begitu mendetail dr buku tsb yg bersampul gradasi oranye dan biru tua tsb, maka maklum klo sisanya adalah imajinasi anak kecil :p
Kembali ke topik. Ketika mereka "bermain" lalu pulang larut (baca tulisan sebelumnya: "Kisah Yusuf, Si Nabi Ganteng # 9"), mungkin itu dikarenakan mereka "mencari2" Yusuf yg seharusnya "jaga gawang" tetapi malah hilang.
Setelah mencari2 di lokasi bermain seharian dan menemukan.......... Akhirnya mereka menyimpulkan bahwa ia dimakan serigala sebagaimana yg dikhawatirkan sang ayah
Walaupun kita tahu bersama bahwa itu semua hanya kebohongan belaka. Tapi hei, ini nabi yg dibohongi apalagi ayahnya sendiri. Apakah serta merta sang ayah akan lsg percaya begitu saja? Tidakkah lantas memerintahkan orang2 utk mencari "jasad"nya. Berusaha mencari kemungkinan Yusuf masih hidup. Atau tidakkah malaikat Jibril dtg menceritakan kisah yg sebenarnya?
Pikiranku mulai "liar" utk berimajinasi. Apakah tidak ada yg mendampingi anak2 ini "bermain"? Sebagaimana putra2 mahkota ketika berburu di hutan pasti ada pengawal2 yg mengiringi, bahkan membantu mengarahkan hewan buruan agar lari menuju para pemburu agar mudah dibidik anak panah
Bayanganku masih belum lepas dgn keluarga kerajaan yg sdg berburu di hutan :p. Klo ada pengawal2 yg menyertai, itu berarti mereka juga "dibungkam" oleh saudara2 Yusuf utk tidak menceritakan kisah yg sebenarnya. Alias "bohong berjamaah"
~DarmaOne
Yah, namanya juga anak kecil. Mainannya kalo ndk petak umpet, beteng2an, atau gobag sodhor :p. Karena kisah yg diceritakan tak begitu mendetail dr buku tsb yg bersampul gradasi oranye dan biru tua tsb, maka maklum klo sisanya adalah imajinasi anak kecil :p
Kembali ke topik. Ketika mereka "bermain" lalu pulang larut (baca tulisan sebelumnya: "Kisah Yusuf, Si Nabi Ganteng # 9"), mungkin itu dikarenakan mereka "mencari2" Yusuf yg seharusnya "jaga gawang" tetapi malah hilang.
Setelah mencari2 di lokasi bermain seharian dan menemukan.......... Akhirnya mereka menyimpulkan bahwa ia dimakan serigala sebagaimana yg dikhawatirkan sang ayah
Walaupun kita tahu bersama bahwa itu semua hanya kebohongan belaka. Tapi hei, ini nabi yg dibohongi apalagi ayahnya sendiri. Apakah serta merta sang ayah akan lsg percaya begitu saja? Tidakkah lantas memerintahkan orang2 utk mencari "jasad"nya. Berusaha mencari kemungkinan Yusuf masih hidup. Atau tidakkah malaikat Jibril dtg menceritakan kisah yg sebenarnya?
Pikiranku mulai "liar" utk berimajinasi. Apakah tidak ada yg mendampingi anak2 ini "bermain"? Sebagaimana putra2 mahkota ketika berburu di hutan pasti ada pengawal2 yg mengiringi, bahkan membantu mengarahkan hewan buruan agar lari menuju para pemburu agar mudah dibidik anak panah
Bayanganku masih belum lepas dgn keluarga kerajaan yg sdg berburu di hutan :p. Klo ada pengawal2 yg menyertai, itu berarti mereka juga "dibungkam" oleh saudara2 Yusuf utk tidak menceritakan kisah yg sebenarnya. Alias "bohong berjamaah"
~DarmaOne
Komentar
Posting Komentar